This Year

Sudah setengah jalan bulan Februari di tahun 2018 ini terlewati, dan baru saja aku meng-update blog ku ini lagi. Sebegitu susahnya untuk menuliskan hanya beberapa kalimat saja di dalam blog kecil ini, sampai-sampai harus membutuhkan kurang lebih 2 bulan untukku menulis lagi. Sebenarnya banyak sekali ide-ide yang ingin kutuangkan dalam diary sederhana ini, tapi perasaan tidak percaya diri dan malu lebih besar daripada keinginan untuk menulis.

Continue Reading

Curhat Emak-Emak

Saya tidak tau apakah saya ini orangnya extrovert atau introvert. Karena saya sangat suka mengobrol dengan orang lain dan bahkan bisa jadi tempat curhatnya orang lain. Tapi di lain sisi kadang saya lebih suka menutup diri, bahkan terhadap keluarga pun saya bisa tertutup. Apalagi kalau ada di lingkungan yang baru, saya cenderung ga banyak ngomong.

Continue Reading

Pagi Ini

Jam 4 pagi saatnya bangun dari tidur, persiapkan segala keperluan mereka yang akan berangkat kerja. 10 menit kemudian panggilan untuk menunaikan shalat subuh terdengar, mulai bangunkan semua anggota yang ada dirumah untuk segera shalat subuh.

Continue Reading

Sungai Sampah

Musim hujan telah dimulai, kemarau yg panas dan kering perlahan hilang berganti dengan dingin dan basah. Pada awalnya semua orang bersyukur hujan telah datang, namun lama kelamaan orang-orang mungkin akan mengeluh “hujan terus” dan sebagainya.

Sungai yang mengalir di depan rumah pun akan dipenuhi kembali dengan airnya, namun bukan hanya air saja, tapi juga diikuti oleh berbagai sampah. Mulai dari sampah rumah tangga, batang-batang pohon, karpet, sendal bahkan bantal pun berada di sana.

Continue Reading

Cabe Pertama

Semua pasti merasakan ketika hal yang baru saja diusahakan pertama kali dan membuahkan hasil. Antara rasa bahagia dan tak percaya pasti bercampur aduk. Ya begitulah yang saya rasakan sekarang.

Pertama kali menanam cabe rawit di pekarangan rumah sendiri. Padahal hanya menyebar beberapa biji-biji cabe dengan asal-asalan saja di halaman. Tidak terlalu berharap tumbuh karena tanah yang kurang subur dan banyak bebatuan. Hari demi hari, kadang disiram kadang tidak, lebih sering hanya hujan saja yang menyiram, akhirnya tumbuh juga daun-daun cabe yang kecil-kecil.

Continue Reading