Sungai Sampah

Musim hujan telah dimulai, kemarau yg panas dan kering perlahan hilang berganti dengan dingin dan basah. Pada awalnya semua orang bersyukur hujan telah datang, namun lama kelamaan orang-orang mungkin akan mengeluh “hujan terus” dan sebagainya.

Sungai yang mengalir di depan rumah pun akan dipenuhi kembali dengan airnya, namun bukan hanya air saja, tapi juga diikuti oleh berbagai sampah. Mulai dari sampah rumah tangga, batang-batang pohon, karpet, sendal bahkan bantal pun berada di sana.

Saya sampai tidak habis pikir, kenapa susah sekali membuat orang membuang sampah pada tempatnya, kenapa susah sekali untuk tidak menyakiti sungai. Rasanya ingin menangis melihat sungai yang dipenuhi oleh sampah-sampah yang tidak bisa terurai oleh alam bahkan dengan waktu 100 tahun pun tidak bisa.

Saya jadi ingat film LOTR: The Two Towers, dimana pohon-pohon semua membalas dendam pada manusia dan para orcs karena sudah menebang begitu banyak pohon, disana diperlihatkan bagaimana alam membalaskan dendamnya karena sudah sangat terzolimi. Saya malah kadang jadi berangan kalau bagaimana suatu hari nanti alam kita ini memang benar-benar membalaskan dendamnya.

Bagaimana jadinya kita ketika alam benar-benar marah karena ulah kita. Kita jugalah yang pastinya akan menanggung semua akibatnya.

Entah kapan saya bisa menikmati pemandangan sungai-sungai jernih yang tidak ad sampahnya sama sekali, seperti sungai-sungai yang digambarkan tempo dulu.

Hmmm…semoga kita masih diberi kesempatan itu, dan marilah kita mulai dari diri dan keluarga kita untuk memelihara alam, salah satu langkah kecilnya yaitu dengan tidak membuang sampah ke sungai. 🙂

Like

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *